Minggu, 07 Desember 2008

TRANSPORT LAYER OVERVIEW

Layer Transport bertugas melakukan sesi komunikasi antara komputer dalam jaringan. Menentukan bagaimana data ditransmisikan.

Dua Protocol Transport Layer yang dipakai :

§ Transmission Control Protocol (TCP)

  • Connection-oriented dan reliable communication yang artinya data dijamin sampai tujuan
  • Untuk menjamin diperlukan komunikasi awal dengan penerima sebelum transfer data dilakukan
  • Membutuhkan ack setiap penerimaan data
  • Dipakai untuk mentransmisikan data dalam jumlah besar

§ User Datagram Protocol (UDP).

  • UDP merupakan connectionless communication, bekerja tidak menjamin data sampai ditujuan secara utuh.
  • Normalnya untuk mentransmisikan data dalam jumlah kecil pada satu waktu.
  • Reliabilitasnya/penjaminan data sampai pada penerima tergantung dari aplikasi.

Ada dua komponen yang biasa dipakai selama komunikasi pada layer transport yaitu port dan socket.

Port

Port bisa dikatakan internal address yang disediakan untuk aplikasi tertentu pada komputer. Setiap aplikasi mempunyai port yang berbeda. Port bisa TCP atau UDP, tergantung pada pemakaian protocol apa pada layer transport apakah UDP atau TCP. Nomor Port antara 0 and 65,535. Aplikasi TCP/IP biasanya menggunakan nomor port dibawah 1,024, dimana setiap aplikasi biasanya nomornya sudah pasti. Port ini biasa disebut “Well-Known Ports”.

Socket

Merupakan kombinasi dari IP address dan TCP atau UDP port. Aplikasi men-generate socket ketika berkomunikasi dengan komputer lain. IP address menentukan tujuan komputer dan Port menentukan aplikasi yang dipakai.

UDP

UDP merupakan protokol connectionless, artinya tidak ada sesi komunikasi awal ketika data ditransmisikan. UDP merupakan unreliable protokol. Berarti pesan yang dikirim tanpa ada nomor urut dan tanpa acknowledgment dari penerima shg pengirim tidak pernah tahu apakah pesa sudah diterima penuh atau tidak. Untuk masalah ini ditangani oleh aplikasi.Jika terjadi Lost paket data harus di-retrieve oleh layer diatasnya (aplikasi). Biasanya message UDP ditransmisikan secara regular dalam interval waktu tertentu atau setelah ditentukan batas waktu habis. Hanya membutuhkan sedikit resource memori dan processor. Contoh aplikasi yang menggunakan Protocol UDP Domain Name System(DNS) dan Dynamic Host Configuration Protocol(DHCP).

Berikut ini adalah IP datagram UDP

1.jpg picture by Zakiyy_a

Message UDP ditransmisikan dalam bentuk IP datagrams. Message UDP, terdiri dari IP Header, UDP header, dan Payload. IP header terdiri dari Source IP dan Destination IP :

l Source IP berisi IP address host yang mengirim paket

l Destination IP merisi alamat penerima paket, bisa broadcast address atau multicast address.

Berikut ini adalah UDP header struktur:

2.jpg picture by Zakiyy_a

TCP

TCP merupakan protocol connection-oriented, yang artinya data hanya bisa ditransmisikan setelah ada proses negosiasi terlebih dahulu antara pengirim dan penerima. Negosiasi diantaranya berupa : Berapa data yang bisa dikirim dalam satu waktu, nomor urut yang dipakai setiap pengiriman data dll. TCP biasanya merupakan komunikasi fully duplex, yang artinya Setiap host yang berkomunikasi mempunyai dua chanel logical untuk mengirim dan menerima message. TCP Menyediakan transmisi data yang reliable, dengan cara. Setiap paket data diberi sequence number, dan positive acknowledgement oleh receiver is expected, jika tidak harus retransmite data. Receiver akan membuang jika terjadi duplikasi data, dan resequences packets jika kedatangan tidak urut.

Selain itu, TCP mensupport Flow Control untuk menghindari terlalu banyak data yang dikirim pada satu waktu dan overload pada jaringan router. Flow Control artinya harus ada kesepakatan berada besar data yang dikirim dalam satu waktu antara pengirim dan penerima. Flow Control mengindikasikan ukuran buffer penerima yang free yang bisa diisi dalam waktu tertentu.

Struktur TCP:

14.jpg picture by Zakiyy_a

Tidak ada komentar: